“Masyarakat sudah tidak tahan lagi dengan kondisi ini. Sampah ada di mana-mana, dan pemerintah seperti tidak peduli. Kami berharap aksi ini bisa membuat pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah sampah ini,” ujar salah satu peserta aksi.
Warga juga menyampaikan kekhawatiran mereka tentang potensi banjir sampah yang sudah berada di ambang batas darurat di seluruh wilayah Pemalang. Mereka meminta agar pemerintah segera membuka kembali TPA Pesalakan atau menyediakan tempat pembuangan alternatif yang lebih layak.
“Sudah terlalu lama kami menderita akibat masalah ini. Pemerintah harus segera memberikan solusi, bukan hanya janji-janji kosong,” tambah peserta aksi lainnya.
Sebagai tanggapan, para peserta aksi mendesak Bupati Pemalang beserta instansi terkait untuk segera memberikan jawaban dan mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan permasalahan sampah yang sudah berlangsung lama ini. Warga berharap agar pemerintah daerah bisa bertindak cepat agar Pemalang tidak semakin terjerat dalam masalah sampah yang tidak kunjung selesai.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















