Gempa ini dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang bersubduksi ke bawah Pulau Sumatera, dengan mekanisme pergerakan oblique normal atau pergerakan mendatar dan turun.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Simeulue, Aceh Besar, Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Timur, serta Kota Banda Aceh dengan skala intensitas III-IV MMI, di mana getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.


















