PEMALANG – Sebanyak 35 nelayan di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, kini resmi mengantongi legalitas penggunaan frekuensi radio pelayaran. Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Semarang menandai pengakuan resmi tersebut melalui penyerahan Sertifikat Jarak Jangkau Dekat (SJJD) dan Izin Komunikasi Perizinan Radio Perikanan (IKRAN), Jumat (17/7/2026).
Pihak Balmon menyerahkan sertifikat dan izin ini setelah seluruh peserta lulus mengikuti bimbingan teknis (bimtek) intensif beberapa pekan sebelumnya.
Kasubag Umum Balmon Kelas I Semarang, Sutrisno, memberikan apresiasi tinggi kepada para nelayan yang bersemangat mengurus perizinan komunikasi laut. Ia menegaskan pentingnya ketaatan penggunaan kanal radio agar aktivitas pelayaran tetap aman dan teratur.
“Kami berharap para nelayan dapat menggunakan sarana komunikasi sesuai alokasi frekuensi yang telah kami tentukan,” ujar Sutrisno. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Asemdoyong, Edy Siswanto, yang memfasilitasi kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kasubtim Sarana Prasarana Monitoring dan Layanan Balmon Kelas I Semarang, Amirah Syata, menjelaskan bahwa penerbitan IKRAN merupakan bentuk nyata kehadiran negara.
“Izin ini membuktikan bahwa para nelayan sudah layak dan kompeten mengoperasikan radio komunikasi perikanan. Oleh karena itu, para nelayan diharapkan dapat menggunakan frekuensi di laut secara tertib dan disiplin,” ungkap Amirah.
Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Kabupaten Pemalang, dr. H.A.Y. Prabowo (YC2KQT), mengapresiasi kemitraan strategis antara ORARI, Balmon, dan pemerintah desa. Menurutnya, pemahaman mengenai batas frekuensi sangat krusial agar jalur komunikasi darurat maupun operasional laut tidak saling terganggu.
Melihat tingginya urgensi legalitas ini, dr. Prabowo merencanakan program edukasi dan sertifikasi lanjutan bagi nelayan lain di wilayah pesisir.
“Ke depan, kami berencana menggelar bimtek serupa secara mandiri bersama Balmon Semarang bagi nelayan yang belum memiliki izin. Sasarannya tidak hanya warga Asemdoyong, tetapi meluas ke seluruh wilayah pesisir Pantura,” tegasnya.
Sebagai penutup, Panitia menyerahkan sertifikat SJJD dan IKRAN secara simbolis kepada tiga perwakilan nelayan Desa Asemdoyong, yaitu Edi Wibowo, Agus Sucipto, dan Sugiyono.






