“Awalnya api kecil di depan truk, tapi setelah pemadam kebakaran datang, airnya habis, dan api kembali membesar,” ujar Anang Setya Windu, salah seorang saksi yang turut menyelamatkan barang-barang berharga dari dua rumah yang terdampak. Beberapa barang berharga, termasuk mobil, sepeda motor, dan peralatan elektronik, berhasil dievakuasi dari rumah yang terbakar.
Api sempat merambat ke bagian depan dua rumah yang tertabrak, namun warga bersama tim pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman. Meskipun demikian, kebakaran pada truk boks tidak bisa dipadamkan segera, dan api baru berhasil dipadamkan setelah sekitar 1,5 jam.
Sopir truk, yang mengalami luka bakar serius di sebagian tubuhnya, sempat keluar dari kabin dengan kondisi sadar. “Sopir luka bakar separuh badan, sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkap saksi yang berada di lokasi. Pihak kepolisian dari Polsek Tulis, yang dipimpin AKP Ridwan, segera mengerahkan empat unit pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran tersebut.
Selain itu, kecelakaan ini menyebabkan kemacetan sepanjang dua kilometer di jalur Pantura. Selama proses pemadaman, kendaraan dari arah Jakarta dilarang melintas karena khawatir api akan menyebar. Kapolsek Tulis menjelaskan, “Mobil dari arah Jakarta menabrak median jalan, kemudian oleng hingga menabrak sepeda motor, mobil pikap, dan akhirnya tiang listrik. Listrik konslet dan terjadi kebakaran.”
Peristiwa ini menjadi perhatian besar warga setempat dan pengendara yang melintas, mengingat tingginya risiko kebakaran dan kerusakan yang ditimbulkan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.



















