SURABAYA – Insiden kecelakaan maut terjadi di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, pada Minggu (1/2) dini hari, yang mengakibatkan seorang penjual soto meninggal dunia. Kecelakaan ini diduga kuat terjadi karena pengemudi mobil Nissan Evalia bernopol L 1969 XM, berinisial KK (30), mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Korban meninggal dunia adalah AS (75), warga Dukuh Kawal Kali Kendal, yang saat kejadian sedang berada di pinggir jalan bersama gerobak dagangannya. Selain AS, seorang penjual tahu tek berinisial PI (55) juga menjadi korban dan mengalami luka-luka akibat hantaman kendaraan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, menjelaskan bahwa kronologi bermula saat mobil yang dikemudikan KK melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di sekitar perempatan traffic light, mobil kehilangan kendali dan langsung menabrak dua rombong milik pedagang yang sedang bersiap pulang atau beristirahat.
“Penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Pengemudi kurang hati-hati dan tidak konsentrasi karena dalam pengaruh alkohol,” ujar Iptu Suryadi saat dikonfirmasi, Senin (2/2).
Korban AS sempat dilarikan ke RSU dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif karena luka robek parah di bagian kepala belakang, paha, dan siku. Namun, cucu korban, Evi Andrian, mengonfirmasi bahwa kakeknya mengembuskan napas terakhir pada Minggu pagi. Jenazah kini telah dibawa dan dimakamkan oleh pihak keluarga di Madura.
Pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi KK beserta surat-surat kendaraan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. Keluarga korban berharap proses hukum dijalankan secara transparan dan tuntas.
“Harapannya diusut sampai tuntas karena telah menghilangkan nyawa orang lain,” tegas Evi saat mengurus keperluan hukum di kantor polisi, Senin.


















