
CILACAP – CMI News : Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Kodim 0703 Cilacap resmi dibuka oleh PJ Bupati Cilacap, Mohamad Arief Irwanto, Rabu (19/2/2025).
TMMD Sengkuyung tahap 1 tahun 2025 ini berlangsung di Desa Bojong Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap. TMMD tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.
Tema dari TMMD tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pembangunan di daerah-daerah terpencil, khususnya di wilayah pedesaan.
Dikatakan Arief Irwanto dalam sambutannya sebagai inspektur upacara pembukaan TMMD Sengkuyung, bahwa TMMD merupakan program yang dilaksanakan oleh TNI AD untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan dan terjalinnya silaturahmi.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan fisik dan non fisik. TMMD diibaratkan sebagai “Jembatan Pembangunan”, karena bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan dan ekonomi, tentunya juga membangun kesadaran dan partispasi masyarakat dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di desa”, ujar PJ Bupati.

Program TMMD Sengkuyung dilaksanakan secara gotong royong antara, pemerintah daerah dan masyarakat, seperti disampaikan Dandim 0703 Cilacap, Letkol Inf Andi Yuliazi.

Menurutnya, kegiatan ini adalah sinergitas, sengkuyung, gotong royong sebagai pilar bakal negara kita. “Terima kasih kepada jajaran Pemprov Jateng, Forkopimda Cilacap, OPD, BUMN, BUMD, Forkopimcam, Pemdes Bojong dan masyarakat, kegiatan ini adalah sengkuyung, gotong royong dan sinergitas, sebagai pilar bakal negara kita, melaksanakan pembangunan pemerataan mulai dari desa”, ujar Dandim.
Kegiatan selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung di Desa Bojong yang berlangsung selama satu bulan meliputi, pembagunan infrastruktur seperti rabat beton dengan volume panjang 1.050 meter dan lebar 1,2 meter, pembagunan sayap jembatan dengan panjang 2 meter di 4 titik.
Pembangunan talud panjang 157 meter dan lebar 0,25 meter, Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 3 unit. Selain itu kegiatan non fisik diantaranya wawasan kebangsaan, pelatihan budidaya ikan, pembuatan akte kelahiran, akte kematian, pelayanan KB gratis, layanan perpustakaan keliling, pelatihan kewirausahaan, pelatihan kemaritiman, penyuluhan linmas, sosialisasi OSS, pelatihan kerja, tata boga, P4GN serta penyuluhan kepada remaja.
TMMD Sengkuyung adalah bentuk gotong royong yang melibatkan berbagai pihak, harapannya dapat memperkuat rasa kebersamaan dan mempercepat pembangunan di daerah pedesaan.
TNI dan masyarakat Desa Bojong bersatu bekerja keras menyelesaikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan, yang bertujuan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa serta mendukung ketahanan nasional yang lebih kuat.
Melalui semangat kebersamaan, TMMD Sengkuyung diharapkan dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada, menuju Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.








