
CMI NEWS – Sebuah video yang diunggah melalui platform TikTok mendadak ramai diperbincangkan warganet.
Video tersebut diunggah oleh akun @ms.geminiiiiiiii1 dan langsung menyita perhatian karena berisi curahan hati soal pengalaman tinggal di kos selama menetap di Bali.
Dalam videonya, seorang wanita membagikan pengalamannya menghadapi dua tipe manusia toxic yang menurutnya kerap muncul di lingkungan kos.
Ia menilai perilaku tersebut kerap mengganggu ketenangan penghuni lain, terutama mereka yang mendambakan hidup tenang.
Tipe pertama yang disorot adalah penghuni kos yang baru lepas dari pengawasan keluarga.

Mereka digambarkan merasa
“bebas sepenuhnya”, namun justru bertindak tanpa mempertimbangkan lingkungan sekitar.
“Baru keluar dari rumah, ngerasa bebas, tapi jadinya malah liar. Nggak mikirin orang lain,” ujar sang kreator dalam video yang telah ditonton ribuan kali dikutip dari tiktok Kamis, (19/2/2026).
Curhatan tersebut langsung memantik respons luas dari warganet.
Kolom komentar pun dipenuhi cerita serupa, mulai dari soal kebisingan, sikap tidak beretika, hingga pengalaman tidak menyenangkan selama tinggal satu lingkungan kos.
Salah satu komentar datang dari akun @MySoulmateWithLove yang mengaku sangat terganggu dengan suara bising.
“Paling benci suara kenceng, gonjreng-gonjreng, nggak mikir orang lain lagi istirahat,” tulisnya.
Pengalaman pahit juga dibagikan akun @brendahernawan. Ia mengaku pernah mengalami perlakuan tidak menyenangkan selama ngekos.
“Aku pernah kena senioritas, bahkan sama yang punya kos dipanggil ‘zombie’. Padahal cuma pengin hidup tenang,” ungkapnya.
Komentar lain datang dari @Julia Handityo yang menceritakan kejadian ekstrem akibat kebisingan.
“Jam 3 pagi masih ribut. Akhirnya aku gedor pintunya karena sudah nggak kuat,” tulisnya.
Sementara itu, akun @Gabriella Goncalves mengungkap dampak serius dari lingkungan kos yang tidak kondusif.
“Aku nggak bisa dengar ribut tengah malam. Darah tinggi langsung kambuh,” katanya dengan nada emosional.
Tak kalah menyita perhatian, akun @Priska menyoroti ironi hidup bertetangga di kos.
Ia mengaku sudah lama menetap, namun justru harus mengalah pada penghuni baru yang kerap membuat keributan.
“Aku sudah 10 tahun tinggal di sini, tapi harus ngalah sama yang baru 3 bulan. Nggak kerja, ribut tiap malam,” tulisnya.






