
TANJAB TIMUR ,CMInews.co id– Kapolres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., memimpin apel pagi personel di halaman Mapolres Tanjab Timur, Senin (21/9/2026).
Apel pagi tersebut diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU), para perwira staf, seluruh personel serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Tanjab Timur.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh personel, khususnya dalam menjaga integritas serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi Polri.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah terkait pencegahan *kebakaran hutan dan lahan (karhutla)*. Kapolres mengingatkan personel agar meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla di wilayah hukum Polres Tanjab Timur.
Menurutnya, karhutla dapat terjadi akibat aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab, terutama pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Jika tidak dicegah dan ditangani sejak dini, kebakaran dapat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, aktivitas sosial maupun perekonomian.

Selain karhutla, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba, judi online dan pinjaman online (pinjol) yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun masalah sosial dan ekonomi.
Kapolres menegaskan bahwa keterlibatan personel dalam penyalahgunaan narkoba dapat berakibat serius, baik terhadap karier dan kedinasan maupun kehidupan pribadi dan keluarga. Penyalahgunaan narkoba juga dapat menimbulkan ketergantungan serta berbagai persoalan hukum dan sosial.
Sementara itu, kebiasaan bermain judi online dapat menyebabkan kerugian finansial karena uang yang digunakan untuk berjudi berpotensi habis tanpa memberikan manfaat. Dalam kondisi tertentu, kerugian tersebut dapat mendorong seseorang mencari sumber dana lain, termasuk dengan berutang.
Begitu pula dengan penggunaan pinjaman online yang tidak dikelola secara bijak. Kemudahan memperoleh pinjaman dapat menimbulkan beban pembayaran apabila tidak disertai kemampuan finansial yang memadai. Akumulasi utang juga dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga dan menimbulkan persoalan sosial maupun psikologis.
“Jaga diri, jaga keluarga dan jaga institusi. Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik Polri,” demikian penekanan Kapolres dalam arahannya.
Melalui apel pagi tersebut, seluruh personel diharapkan semakin memahami konsekuensi dari setiap tindakan serta mampu menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri maupun ASN.
Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari upaya pimpinan dalam memperkuat kesiapsiagaan, kedisiplinan serta kepatuhan personel terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku.






