Di balik peluncuran layanan tersebut, muncul pula dorongan dari regulasi privasi data baru di Inggris.
Sebelumnya, Meta sempat menghadapi gugatan hukum terkait praktik penggunaan data pribadi untuk iklan tertarget.
Kasus itu kemudian mendorong regulator Inggris meminta platform digital menyediakan pilihan bagi pengguna untuk menolak pemanfaatan data pribadi dalam sistem iklan.
Meta lebih dulu menerapkan model langganan bebas iklan di Uni Eropa, dan kini TikTok mengadopsi pendekatan serupa untuk pasar Inggris.
Peluncuran TikTok Ad-Free sekaligus memperlihatkan perubahan besar industri media sosial global.
Platform digital kini mulai menawarkan opsi premium demi menjawab tuntutan privasi pengguna sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap iklan berbasis pelacakan data.













