TikTok memastikan layanan ini akan tersedia secara bertahap bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas dalam beberapa bulan mendatang.
Nantinya, aplikasi akan menampilkan pop-up pilihan kepada pengguna, yakni tetap memakai versi gratis dengan iklan personalisasi atau beralih ke paket premium bebas iklan.
Perusahaan menjelaskan bahwa layanan ini tidak mengubah fitur utama TikTok. Pengguna tetap bisa menikmati pengalaman scrolling seperti biasa.
Hanya saja tanpa kemunculan video iklan di sela-sela FYP maupun saat pertama membuka aplikasi.
Meski demikian, pelanggan masih dapat melihat konten sponsor dari kreator, termasuk unggahan endorsement atau video bertanda “#ad”.
TikTok menyebut layanan tersebut hadir untuk memberi fleksibilitas lebih besar kepada pengguna terkait cara mereka menikmati platform.
Perusahaan juga menilai opsi berlangganan tanpa iklan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna yang ingin menikmati konten tanpa gangguan promosi digital.













