
Kendal, CMI News – Seorang santri bernama Muhammad Haris Ubaidillah, asal Pemalang, tewas secara tragis setelah tersengat jebakan listrik tikus di sebuah persawahan di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, pada Jumat (10/1/2025).
Kejadian tersebut terjadi saat korban bermain bola bersama teman-temannya di lapangan voli yang terletak di depan TK Budi Luhur Desa Juwiring.
Berdasarkan informasi yang didapat, santri asal Dusun Karangsempu RT 03 RW 04, Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Saat itu, korban tengah bermain bola bersama rekan-rekannya di lapangan voli di depan TK Budi Luhur Desa Juwiring.
Menurut keterangan Kapolres Kendal, AKBP Feria Kurniawan, kejadian bermula ketika Haris berusaha mengambil bola yang terbuang ke area persawahan, ucapnya kepada awak media saat dihubungi.
Tanpa disadari, jebakan listrik yang terpasang untuk menangkap tikus berada di sekitar area tersebut. Haris yang tidak mengetahui adanya jebakan listrik tersebut, tiba-tiba terjatuh setelah tersengat oleh kawat tembaga yang dipasang oleh pemilik sawah.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat seorang warga yang berusaha menolong Haris dengan menggoyangkan tubuh korban yang terkulai lemas di tengah sawah.
Warga lainnya segera datang untuk memberikan pertolongan dan membopong korban keluar dari area sawah.
Meskipun korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah dilakukan pertolongan pertama, Haris menghembuskan napas terakhirnya setibanya di Puskesmas Cepiring.
“Pada saat diangkat, korban masih bernapas. Namun, setelah diperiksa oleh dokter jaga, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Kapolres Kendal.
Feri juga mengungkapkan bahwa jebakan listrik tikus yang memakan korban tersebut dipasang oleh pemilik sawah sekitar dua pekan sebelumnya.
Jebakan tersebut berbentuk kawat tembaga yang dipasang mengelilingi petak sawah untuk mengatasi masalah tikus.
Saat kejadian, sumber listrik yang terhubung ke jebakan tersebut segera dimatikan oleh warga setempat setelah mengetahui insiden tersebut.
Pihak Keluarga Korban
Meski insiden ini tergolong tragis, keluarga korban dan pemilik sawah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
Pemilik sawah memberikan tali asih kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab dan turut membantu biaya pemakaman.
Kapolres Kendal menyebutkan bahwa tidak ada tuntutan hukum terkait kejadian tersebut dan pihak keluarga menerima insiden ini sebagai musibah.
Kepergian Muhammad Haris Ubaidillah menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.
Peristiwa ini juga mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat timbul dari penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari.(*)







