PEMALANG – Kasus penemuan mayat wanita di Perumahan Kota Bale Agung (KBA) Blok F40, Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, pada Minggu (23/11), semakin terang. Korban diketahui bernama KW (37), dan terdapat indikasi kuat korban tindak pidana pembunuhan.

Penyelidikan mendalam mengungkapkan detail mencekam terkait kondisi korban dan momen-momen kritis pelarian terduga pelaku yang ironisnya sempat bersinggungan langsung dengan warga.

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya. Hasil pemeriksaan awal di TKP (Tempat Kejadian Perkara) menunjukkan adanya tindak kekerasan dan penganiayaan sebelum korban tewas.

Tangan dan Kaki Terikat: Korban ditemukan dalam posisi terikat, yang menjadi bukti kunci adanya tindak pidana.

Wajah Tertutup: Bagian wajah dan kepala korban ditutup/dibungkus, menurut saksi mata materialnya menyerupai plastik hitam atau aluminium foil.

Lokasi: Tergeletak di lantai kamar mandi, tepat di sebelah kloset jongkok, mengenakan kaos terang dan celana jeans biru.

Korban adalah seorang ibu dua anak yang suaminya diketahui bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) selama bertahun-tahun.

Terduga pelaku, yang informasinya merupakan tetangga korban dan berasal dari desa yang sama (Lawangrejo, Pemalang), melancarkan aksi pelarian yang dramatis dan terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga sekitar.

Menurut keterangan saksi, pelaku kabur dengan cara yang tidak biasa: ia keluar melalui plafon rumah, naik ke genteng, dan kemudian menyeberangi sungai ke arah selatan. Aksi pelarian ini terekam jelas oleh CCTV sekitar pukul 18.30 WIB, dengan ciri-ciri pelaku mengenakan kaos berwarna hitam.

Momen paling dramatis terjadi saat pelaku melompati atap dan genteng. Suara berisik yang ditimbulkan saat pelarian itu rupanya menarik perhatian warga sekitar.

“Warga sekitar juga sempat memarahi pelaku saat kabur melalui genteng karena berisik,” ujar salah satu warga.

Ironisnya, warga yang memarahi pria kaos hitam di atas genteng tersebut sama sekali tidak mengetahui bahwa orang yang mereka tegur adalah terduga pelaku pembunuhan keji terhadap tetangga mereka sendiri di Perumahan KBA Saradan.

Kasat Reskrim Polres Pemalang membenarkan adanya laporan penemuan mayat dan indikasi tindak pidana kuat di TKP. Pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah TKP, mendatangkan tim medis dari Puskesmas, dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Dr. Azharu untuk dilakukan autopsi.

Penyelidikan semakin dipermudah setelah warga menyerahkan bukti kunci: rekaman CCTV yang menangkap momen pelarian terduga pelaku telah diserahkan dan kini menjadi petunjuk utama untuk memburu pelaku.

Informasi tambahan menyebutkan bahwa istri terduga pelaku sedang dalam proses melahirkan, menambah lapisan kompleksitas dan ironi pada kasus pembunuhan yang mengguncang warga Pemalang ini. Pihak kepolisian berkomitmen akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas.