Evaluasi terhadap operator kendaraan disebut akan dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan ke depan.
Insiden maut ini sendiri melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.
Data awal menyebutkan korban meninggal
mencapai belasan orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit.
Korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
teknologi TAA Korlantas Polri dalami kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur













