
PEMALANG, CMI News — Operasi pencarian maraton yang dilakukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di aliran Kali Comal akhirnya membuahkan hasil. Korban tenggelam berinisial HRA (7) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (15/6/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Jasad bocah asal Perumahan Bale Agung, Kelurahan Saradan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang tersebut ditemukan mengambang di tepian Kali Comal sisi utara, tepatnya di kawasan Desa Serdadi. Lokasi penemuan ini berada tidak jauh dari titik awal tempat korban dilaporkan hilang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, membenarkan penemuan tersebut. Pihaknya bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar langsung mengevakuasi korban dari permukaan air untuk dibawa ke rumah duka.
“Setelah tiga hari melakukan penyisiran intensif menggunakan perahu karet dan penyisiran darat di sepanjang tebing sungai, tim gabungan akhirnya menemukan posisi korban pagi ini. Kami langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Senin (15/6).
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (13/6/2026). Korban bersama ibunya tengah berkunjung untuk bersilaturahmi ke rumah kerabat mereka di Dukuh Balutan, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal.
Sekitar pukul 11.15 WIB, korban diketahui berjalan seorang diri ke arah barat menuju tebing sungai di bawah Jembatan Kali Comal yang melintang dari barat ke timur.

Korban diduga terpeleset dan terbawa arus Kali Comal yang merupakan salah satu sungai terbesar di wilayah Pemalang Timur dan bermuara di Laut Jawa. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pencarian awal namun terkendala arus, hingga akhirnya melaporkan insiden ke BPBD Pemalang.
Bedasarkan informasi yang dihimpun CMI News, prosesi pemakaman ananda HRA bin Gunawan Yogi Andriyadi rencana akan dilaksanakan pada hari ini juga, Senin (15/6/2026), sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Kedal Duwur, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal.
Pasca-kejadian ini, BPBD Kabupaten Pemalang kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas, khususnya para orang tua yang tinggal atau sedang berada di dekat aliran sungai besar.
Warga diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak guna mencegah terjadinya kembali musibah serupa di masa mendatang.








