PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang melanda Pasar Belik, Kecamatan Belik. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, turun langsung ke lokasi kejadian pada Sabtu malam untuk memantau tahap pendinginan serta memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal.
Kebakaran yang sempat menghebohkan warga setempat berhasil dipadamkan dalam kurun waktu sekitar dua setengah jam. Keberhasilan proses pemadaman ini merupakan buah dari kolaborasi lintas instansi, mulai dari Diskumdak, BPBD, Satpol PP, tim relawan, hingga bantuan armada pemadam dari Kabupaten Purbalingga.
Dalam keterangannya di lokasi, Nurkholes mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh personel yang bekerja keras menjinakkan si jago merah sehingga api tidak meluas lebih jauh.
“Alhamdulillah, penanganan berjalan cepat dan api berhasil dikuasai dalam waktu dua setengah jam. Kerja sama antarpetugas, baik dari Pemalang maupun bantuan dari Purbalingga, sangat solid,” kata Nurkholes.
Fokus Pendataan Kerugian dan Bantuan Pedagang
Setelah area pasar dipastikan aman dan bebas dari titik api, Pemkab Pemalang akan melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu evakuasi material sisa kebakaran dan pendataan menyeluruh. Proses pendataan ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerusakan sekaligus menghitung total kerugian ekonomi yang dialami para pedagang.
Nurkholes menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi para korban terdampak agar dapat segera bangkit dari musibah ini. Pemkab Pemalang menjadwalkan penetapan status tanggap darurat bencana dalam tenggat waktu 3 x 24 jam.
“Pemerintah dipastikan hadir untuk membantu pemulihan ekonomi dan mata pencaharian warga yang terdampak. Setelah pendataan selesai dan status bencana ditetapkan, langkah penanganan berikutnya seperti penyaluran bantuan sosial akan segera direalisasikan,” tuturnya.
Musibah ini menjadi perhatian serius Pemkab Pemalang mengingat Pasar Belik pernah mengalami kejadian serupa sekitar dua tahun lalu. Mengingat berulangnya insiden tersebut, Nurkholes mengungkapkan bahwa pemda tengah mengkaji rencana strategis jangka panjang.
Selain merencanakan pembangunan ulang sarana pasar yang rusak, Pemkab Pemalang juga mempertimbangkan opsi relokasi ke tempat yang lebih aman dan teratur. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan para pedagang serta memastikan aktivitas roda perekonomian masyarakat Kecamatan Belik dapat kembali pulih secara berkelanjutan.






