Cilacap, cminews.co.id – Persiapan perpanjangan relasi KA Pangandaran hingga Sidareja, Stasiun Sidareja wilayah Daop 5 Purwokerto berbenah tingkatkan fasilitas pelayanan sebagai upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan.
Pengembangan ini menjadi bagian dari persiapan operasional perpanjangan relasi KA Pangandaran dari Gambir hingga Sidareja yang mulai berlaku pada 1 Desember 2026.
Sebelumnya KA Pangandaran melayani relasi Gambir – Banjar pulang pergi (PP). Stasiun Sidareja Kabupaten Cilacap memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas menuju kawasan wisata Pangandaran, Jawa Barat.
Berjarak 37 kilometer, Stasiun Sidareja merupakan stasiun terdekat yang dapat menjadi akses perjalanan kereta api bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi wisata domestik maupun mancanegara.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan, pekerjaan utama dalam pengembangan fasilitas, salah satunya perpanjangan peron 1 sepanjang 83 meter dengan kontruksi perin sedang. Sebelumnya peron 1 tersebut memiliki panjang 93 meter dengan kontruksi peron rendah. Setelah pengembangan selesai, total panjang peron 1 mencapai 176 meter.
“Penambahan panjang dan peningkatan peron bertujuan meningkatkan kemudahan pelanggan khususnya saat naik dan turun dari kereta api”, ujarnya.
Ia menyebut, selain penambahan fasilitas peron, KAI Daop 5 Purwokerto juga meningkatkan pelayanan lainnya di antaranya penyediaan ruang VIP, perbaikan toilet yang mencakup perbaikan dinding, lantai, dan plafon.
Seluruh pekerjaan pengembangan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat juga disampaikan As’ad apabila selama proses kontruksi berlangsung masih terdapat aktivitas pekerjaan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan
“Kami berupaya pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja dan pelanggan, serta memastikan pelayanan operasional stasiun tetap berjalan dengan baik”, imbuhnya.
Tingginya mobilitas pelanggan yang dilayani stasiun Sidareja melatar belakangi peningkatan fasilitas. Pada Januari – Oktober 2026, stasiun Sidareja melayani sebanyak 284.561 pelanggan dengan perincian 139.207 pelanggan berangkat dan 145.354 pelanggan tiba.
Pada periode yang sama tercatat jumlah WNA sebanyak 1.732 orang menggunakan layanan kereta api melalui stasiun Sidareja.
Merujuk data tersebut, As’ad menambahkan, bahwa stasiun Sidareja memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat termasuk pelanggan mancanegara.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembenahan fasilitas stasiun secara berkelanjutan. Harapannya pengembangan stasiun Sidareja dapat memberikan manfaat bagi pelanggan, mendukung pengembangan layanan kereta api serta memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata Pangandaran”, pungkasnya.
Dengan melihat lokasi yang relatif dekat dengan kawasan wisata Pangandaran, pengembangan fasilitas ini diharapkan semakin mendukung konektivitas transportasi menuju destinasi wisata sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. (*)






