DOGIYAI, CMI News – Penggerak Komunitas Literasi Dogiyai Maju (KLDM) Pos Kampung Kigamani bersama Pemerintah Kampung Kigamani memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai atas kunjungan kerja dan perhatian terhadap pengembangan literasi masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut disambut meriah oleh pengelola Perpustakaan Kampung Kigamani, peserta literasi yang terdiri dari anak-anak SD YPPK St. Paulus Idadagi, serta masyarakat Kampung Kigamani. Penyambutan berlangsung di Balai Kampung Kigamani, Selasa (3/11/2026), dengan nyanyian yel-yel selamat datang kepada rombongan pemerintah daerah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai untuk melakukan pembinaan, monitoring, serta memastikan keberlangsungan aktivitas perpustakaan kampung yang telah dibentuk sejak 2023.
Dinas Perpustakaan Dorong Pengembangan Literasi dari Kampung
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai, Obeth Magai, S.Th., M.Pd., mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk 13 perpustakaan kampung sejak 2023. Perpustakaan Kampung Kigamani merupakan salah satu perpustakaan yang menjadi perhatian dalam program pembinaan tersebut.
Menurut Magai, kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas perpustakaan, mengidentifikasi kendala, serta memastikan apakah perpustakaan yang telah dibentuk masih aktif menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Dari 13 perpustakaan kampung yang kami bentuk sejak 2023, salah satunya Perpustakaan Kampung Kigamani. Sekarang kami turun ke lapangan melakukan pembinaan dan monitoring untuk memastikan apakah perpustakaan tersebut aktif menjalankan kegiatan atau masih berada di tempat,” ujar Magai.
Ia menjelaskan, hasil pemantauan terhadap kondisi masing-masing perpustakaan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program pembinaan ke depan.
Salah satu kendala yang ditemukan di Kampung Kigamani adalah belum tersedianya ruang belajar permanen. Selama ini, kegiatan membaca, menulis, dan berhitung masih memanfaatkan Balai Kampung Kigamani.
Magai juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kampung Kigamani, Daud Tebai, atas kepeduliannya terhadap masyarakat dan dukungan terhadap kegiatan literasi, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Ia mengapresiasi pengelola perpustakaan yang secara mandiri membuka ruang belajar bagi masyarakat sehingga kegiatan membaca, menulis, dan berhitung dapat terus berjalan.
“Atas nama Bupati Dogiyai, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kampung Kigamani yang peduli terhadap masyarakat dan selalu mendukung pengelola perpustakaan untuk menyediakan ruang belajar bagi anak-anak sekolah,” katanya.
Perpustakaan Kigamani Resmi Menjadi Binaan Dinas
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai menyerahkan Surat Keputusan Kepala Dinas tentang pembentukan Perpustakaan Kampung Kigamani sebagai perpustakaan binaan, bantuan koleksi buku, serta dana pembinaan.
Magai menyampaikan bahwa melalui keputusan tersebut, Perpustakaan Kampung Kigamani mulai menjadi mitra resmi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan pengelola perpustakaan dapat terus ditingkatkan untuk mengembangkan budaya membaca serta memperluas akses pendidikan masyarakat.
“Kedepannya kita akan selalu berkolaborasi untuk mengembangkan perpustakaan dan mewujudkan visi Bupati Dogiyai tentang Dogiyai Cerdas, mulai dari kampung masing-masing,” ungkapnya.
Kepala Kampung Kigamani Harapkan Dukungan Fasilitas
Sementara itu, Kepala Kampung Kigamani, Daud Tebai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai, khususnya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, yang telah mengunjungi tempat belajar masyarakat di kampungnya.
Tebai menjelaskan bahwa kegiatan perpustakaan selama ini berjalan cukup baik dengan memanfaatkan Balai Kampung yang telah diizinkannya sebagai tempat belajar.
Ia mengaku telah berupaya mengembangkan fasilitas belajar permanen sejak tahun sebelumnya. Bahkan, pembangunan tempat belajar tersebut telah menjadi salah satu program yang direncanakan pada 2025.
Namun, menurutnya, efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat rencana pembangunan tersebut belum dapat direalisasikan.
“Perpustakaan di sini berjalan cukup baik di Balai Kampung yang saya izinkan. Saya juga sudah berupaya mengadakan tempat belajar permanen sejak tahun sebelumnya dan telah menjadi salah satu program saya pada 2025. Namun, dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pembangunan belum bisa dilakukan,” jelas Tebai.
Ia berharap kunjungan pemerintah daerah dapat menjadi langkah awal untuk membantu memenuhi kebutuhan perpustakaan, terutama pembangunan ruang belajar permanen, penambahan koleksi buku, dan fasilitas pendukung lainnya.
KLDM Siap Berkolaborasi Wujudkan Dogiyai Cerdas
Pengelola Perpustakaan Kampung Kigamani, Hubertus Dogomo, S.H., turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai atas kunjungan dan dukungan terhadap kegiatan literasi yang telah dijalankan.
Dogomo menjelaskan bahwa kegiatan literasi dasar membaca, menulis, dan berhitung di Kampung Kigamani telah berlangsung sejak 27 Februari 2024.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membantu memberantas buta huruf sekaligus meningkatkan budaya membaca di tengah masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Ia mengatakan, penetapan Perpustakaan Kampung Kigamani sebagai perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai merupakan perkembangan penting bagi keberlanjutan gerakan literasi di kampung tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Dogiyai yang telah berkunjung ke tempat belajar perpustakaan kami. Kehadiran pemerintah membawa kejutan dan kebahagiaan bagi kami karena banyak hal baik yang telah kami terima, terlebih mulai hari ini tempat belajar kami menjadi Perpustakaan Kampung melalui keputusan Kepala Dinas,” ujar Dogomo.
Ia menegaskan bahwa KLDM Pos Kampung Kigamani siap menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Kami siap menjadi partner kerja pemerintah ke depan untuk mewujudkan visi Bupati Dogiyai tentang Dogiyai Cerdas dan motto Dogiyai Dou Enaa,” tuturnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai, Pemerintah Kampung Kigamani, serta pengelola KLDM dalam mengembangkan perpustakaan kampung sebagai ruang belajar masyarakat.
Melalui dukungan pembinaan, koleksi buku, dan pengembangan fasilitas, gerakan literasi di Kampung Kigamani diharapkan semakin berkelanjutan serta mampu memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Dogiyai.






