Namun, tidak sedikit pula yang menilai Pemkab Pemalang terlihat kurang tegas dalam menghadapi permasalahan ini, sehingga menciptakan kesan “kalang kabut”.
Dalam situasi ini, Pemkab Pemalang diharapkan mampu segera menemukan solusi yang lebih komprehensif untuk mengatasi permasalahan sampah di wilayahnya. Pendekatan dialogis yang diambil dalam kasus ini semestinya menjadi awal dari langkah lebih besar untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, sekaligus menyelesaikan tantangan pengelolaan sampah yang terus menjadi isu krusial.
Apakah rekonsiliasi ini akan menjadi titik terang bagi Pemkab Pemalang dan AMPEL? Waktu akan menjawab, seiring dengan langkah konkret yang diambil oleh kedua pihak.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













