CMI News – Proyek pembangunan jalan aspal di Desa Gondang, Kecamatan Taman, Pemalang, dengan dana Bantuan Provinsi (Banprov) sebesar Rp100 juta menjadi sorotan publik. Kualitas pengerjaan dinilai buruk dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, proyek dengan panjang 160 meter dan lebar 5 meter ini memiliki ketebalan aspal yang tidak merata. Papan proyek mencantumkan ketebalan 0,015 cm, yang jauh di bawah standar ideal untuk jalan desa yang umumnya berkisar antara 2–5 cm.

Pantauan pada Minggu (24/8/2025) menunjukkan kondisi aspal yang sudah retak dan berlubang. Warga setempat mengungkapkan kekecewaan mereka, khawatir jalan akan cepat rusak dalam hitungan bulan, dan mempertanyakan penggunaan dana publik yang tidak efektif.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Gondang, Wahidin, dan pihak kontraktor belum memberikan tanggapan saat dihubungi tim media. Situasi ini menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

 

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera melakukan audit dan perbaikan, memastikan proyek ini sesuai standar yang berlaku agar uang rakyat tidak terbuang sia-sia.