PEKALONGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan Jawa Tengah X dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Rizal Bawazier, kembali menggelar agenda turun ke lapangan (blusukan). Kali ini, legislator yang duduk di Komisi VI tersebut menyambangi wilayah Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, untuk bertatap muka secara langsung dengan pengurus Paguyuban Rukun Warga (RW) serta jajaran pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pertemuan bertema dialog terbuka ini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menyuarakan berbagai isu krusial di tingkat akar rumput. Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, para pengajar PAUD menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap jaminan kesejahteraan tenaga pendidik, pemenuhan fasilitas sarana pembelajaran, hingga dukungan alokasi dana untuk pengembangan kurikulum serta metode mengajar.

Di sisi lain, perwakilan pengurus RW Degayu menyampaikan sejumlah masukan terkait urgensi pembenahan infrastruktur permukiman, penguatan sektor ekonomi lokal, serta program pemberdayaan masyarakat guna memacu kesejahteraan warga secara berkesinambungan.

Menanggapi rentetan masukan tersebut, Rizal Bawazier menegaskan bahwa kegiatan menyapa konstituen bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban konstitusional seorang wakil rakyat. Menurutnya, perumusan kebijakan di tingkat pusat harus bertumpu pada fakta dan kebutuhan riil masyarakat di daerah.

“Tugas mendasar kami di Senayan adalah mendengarkan dan memperjuangkan suara konstituen. Kehadiran saya di Degayu bertujuan memastikan tidak ada sekat antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya. Seluruh poin yang disampaikan—baik mengenai layanan dasar, perbaikan fasilitas umum, hingga nasib pendidikan anak usia dini—akan kami catat dan perhitungkan,” ujar Rizal.

Politisi PKS ini juga berkomitmen untuk mengawal seluruh keluhan warga melalui mekanisme legislatif di DPR RI maupun lewat koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terkait. Ia menekankan bahwa sinergi antara masyarakat, legislator, dan eksekutif menjadi kunci utama percepatan pembangunan di Kota Pekalongan dan wilayah Dapil Jawa Tengah X secara keseluruhan.

Rangkaian acara serap aspirasi tersebut diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, menegaskan hubungan yang erat antara sang legislator dengan masyarakat di daerah pemilihannya.