Tulungagung, CMI News – Laskar Merah Putih (LMP) Macab Tulungagung menerima undangan untuk mengikuti audiensi atau Hearing kedua dengan DPRD Kabupaten Tulungagung, setelah pertemuan pertama terkait masalah retribusi parkir tidak mencapai kesepakatan.

Audiensi ini menjadi penting mengingat retribusi parkir di wilayah Tulungagung kini menjadi sorotan banyak pihak.

Sebelumnya, pada 16 Januari 2025, LMP Tulungagung bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Inspektorat Tulungagung telah mengadakan hearing yang difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Tulungagung, kata Hendri Dwiyanto Ketua LMP Markas Cabang Tulungagung, Jawa Timur.

Namun, pertemuan itu gagal menghasilkan solusi yang memadai karena ketidakhadiran dua pejabat penting, yakni Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Inspektorat Tulungagung. Kedua pejabat tersebut tidak hadir langsung dan hanya diwakili oleh staf, yang dinilai kurang memberikan penjelasan mendalam terkait masalah yang dibahas. Ungkap Hendri, saat dihubungi CMI News Selasa,(21/1/2025).

Hendri, Ketua LMP Tulungagung, juga menegaskan kekecewaannya atas ketidakhadiran kedua kepala OPD tersebut.

“Kami merasa sangat kecewa karena hearing pertama tidak dapat mencapai kesepakatan yang jelas, apalagi dua kepala dinas yang kami harapkan hadir justru tidak hadir, hanya diwakilkan, beber Hendri.

Dia juga membenarkan adanya undangan hearing kedua, dengan nomor surat; 400.14.6/181/21.01/2025, yang bersifat penting, bertujuan untuk menindaklanjuti hasil audiensi sebelumnya dan memberikan kesempatan untuk membahas lebih lanjut mengenai retribusi parkir yang dianggap kurang efisien.

Surat undangan audensi kedua dari DPRD Tulungagung untuk LMP Tulungagung

Menurutnya, hearing akan dilaksanakan diruang Aspirasi Rapat DPRD Tulungagung, pada Kamis, (23/1/2025). Kata Hendri

Ia juga berharap agar pada audiensi kedua ini, semua hasil pertemuan dapat dicatat dengan jelas dalam notulen resmi yang disusun oleh DPRD Tulungagung.

Hal ini penting sebagai bukti komitmen dari pihak Dishub dan Inspektorat dalam menyelesaikan masalah retribusi parkir, yang menjadi perhatian masyarakat. Harap Ketua LMP Tulungagung

“ Kami berharap semua pihak yang terlibat dapat menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka untuk menangani masalah retribusi parkir ini dengan cara yang lebih transparan dan akuntabel,” imbuhnya

Dengan adanya audiensi kedua ini, LMP Tulungagung berharap dapat menemukan solusi yang lebih konkrit untuk masalah retribusi parkir yang selama ini dinilai merugikan masyarakat.

Pihaknya juga berharap agar diskusi yang terbuka dan konstruktif dapat menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan bermanfaat bagi semua pihak di Tulungagung.