Alih-alih menggunakan instruksi satu arah, Pemcam Comal memilih mengetuk pintu hati masyarakat dan merangkul semua elemen sejak awal perencanaan. Pendekatan humanis ini membuat warga sekitar ikut merasa memiliki (sense of belonging) terhadap proyek penataan stadion.
Berkat strategi kolaboratif tersebut, proses relokasi tiang listrik berjalan mulus dan mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekitar. Muchammad Maksum pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan dan penataan wilayah di Kecamatan Comal,” tegasnya.















