PEMALANG — Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantarbolang 3, Kabupaten Pemalang, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya potongan rekaman CCTV yang memicu isu dugaan perselingkuhan di area dapur dan mess staf.
Pihak manajemen SPPG menegaskan bahwa rumor yang ramai di masyarakat tersebut tidak berdasar serta murni akibat salah paham.
Kepala SPPG Bantarbolang 3, Rifki Dwi Ramadhan, didampingi oleh Mila (Staf Akuntansi) dan Sigit (bagian ASLAP) meluruskan bahwa peristiwa dalam rekaman video tersebut sebenarnya merupakan kejadian lama yang terjadi sekitar awal bulan Ramadan lalu, bukan peristiwa baru atau seminggu yang lalu. Interaksi dalam video tersebut melibatkan seorang ahli gizi berinisial R dan seorang relawan berinisial A.
Rifki menjelaskan, saat kejadian terekam, proses produksi di dapur sedang berhenti sementara karena ada kekurangan bahan baku. Ahli gizi berinisial R saat itu pergi ke area mess untuk membetulkan gorden sekaligus beristirahat sejenak.











