Cikarang, CMI News — Langkah ekspansi internasional PT Chandra Asri Tbk (TPIA) di Singapura terus menunjukkan progres signifikan.
Melalui entitas patungan Aster Group, hasil kolaborasi dengan Glencore Asian Holdings, emiten petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu ini mendirikan unit usaha baru bernama Aster Engineering Service Pte. Ltd., sekaligus mengakuisisi 11,9% saham perusahaan rekayasa kenamaan, Hiap Seng Industries Limited.
Kehadiran Aster Engineering bukan sekadar ekspansi administratif, melainkan bagian dari strategi untuk memperkuat kapabilitas operasional Aster Group di sektor rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan manajemen proyek (EPC & CM). Perusahaan ini akan mendukung pengelolaan infrastruktur energi Aster, termasuk kilang terintegrasi di Pulau Bukom dan aset kimia hilir di Pulau Jurong, Singapura.
Mengonsolidasikan Ekosistem Industri Kimia di Asia Tenggara
Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang Aster Group untuk menciptakan ekosistem industri petrokimia dan energi yang saling terintegrasi. Sebelumnya, Aster Group telah mencaplok fasilitas produksi polietilena milik Chevron Phillips Singapore Chemical Pte Ltd (CPSC) di Jurong. Dengan tambahan layanan engineering in-house, Aster kini berada dalam posisi lebih kuat untuk menawarkan solusi lintas sektor yang lebih efisien dan bernilai tambah tinggi.
Dalam waktu yang bersamaan, Aster juga mengambil alih sebagian kepemilikan Hiap Seng Industries Limited—perusahaan rekayasa dengan rekam jejak lebih dari 70 tahun di bidang konstruksi, fabrikasi, dan pemeliharaan fasilitas industri energi dan proses.
Langkah akuisisi ini membuka peluang kolaborasi teknis antara Aster Engineering dan Hiap Seng, khususnya dalam memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kapasitas operasional di sektor energi dan petrokimia regional.
Menyiapkan Pondasi Pertumbuhan Regional
Mashhad Dohadwala, Direktur Proyek dan Teknologi Aster, menyatakan bahwa peluncuran Aster Engineering adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas kapabilitas rekayasa dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan di Asia Tenggara.
“Dengan dukungan dari Hiap Seng, kami ingin menghadirkan layanan engineering berkualitas tinggi yang mampu memberdayakan pelanggan sekaligus memperkuat kepemimpinan Aster di bidang teknologi dan rekayasa energi di kawasan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/7/2025).
Senada dengan itu, CEO Hiap Seng Industries, Max Tan, menyambut positif masuknya Aster Group sebagai pemegang saham baru. Menurutnya, hal ini membuka ruang kolaborasi strategis yang dapat meningkatkan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan.
“Kami melihat kehadiran Chandra Asri Group sebagai langkah positif yang membuka jalan untuk kemitraan teknologi dan sinergi operasional ke depan,” tutur Max.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















