CMI News — Pep Guardiola menegaskan bahwa kebersamaannya dengan Manchester City tidak akan berlangsung selamanya. Pelatih asal Spanyol itu secara terbuka meminta klub mulai mempersiapkan diri menghadapi era baru tanpa dirinya di Etihad Stadium.

Guardiola pertama kali bergabung dengan Manchester City pada Juli 2016. Sejak saat itu, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut telah memimpin The Citizens dalam 558 pertandingan dan membawa klub meraih berbagai gelar bergengsi.

Dalam beberapa hari terakhir, rumor soal masa depan Guardiola kembali mencuat. Spekulasi tersebut diperkuat oleh pernyataan sang pelatih yang mengakui masa baktinya di City sudah mendekati akhir.

Manchester City sendiri telah merasakan hampir semua gelar utama di bawah kepemimpinan Guardiola. Dengan kontraknya yang kini hanya tersisa sekitar 18 bulan, pembicaraan mengenai transisi kepelatihan pun mulai mengemuka.

“Cepat atau lambat saya akan meninggalkan Manchester City. Kontrak saya tinggal 18 bulan lagi dan saya sangat senang dengan perkembangan tim,” ujar Guardiola, dikutip dari media Spanyol, AS.

Ia menegaskan bahwa pertanyaan soal masa depannya selalu muncul setiap musim, namun baginya hal tersebut merupakan bagian dari siklus alami dalam sepakbola.

“Hal seperti ini selalu datang di satu titik setiap musim. Apa yang sudah ditakdirkan akan terjadi. Ini bukan sesuatu yang perlu didiskusikan panjang lebar. Saya tidak akan selamanya di sini, klub harus bersiap, meski untuk saat ini hal tersebut belum menjadi pembahasan utama,” tegasnya.

Di tengah isu tersebut, Manchester City tetap fokus pada persaingan Liga Inggris. The Citizens dijadwalkan menjamu West Ham United di Etihad Stadium, Sabtu (20/12/2025) malam WIB. Kemenangan menjadi target utama demi terus menekan Arsenal yang saat ini memimpin klasemen sementara.