Opera in Fshion, lanjut Fitri Awaluddin, memberi pandangan tentang apa yang akan menjadi tren dunia mode, dari gaya klasik hingga eksperimental ada semua disini.
“Editor muda, pembeli ritel, dan penggemar mode, mereka berkumpul untuk menyaksikan pertunjukkan yang spektakuler, mereka tidak hanya menikmati pertunjukkan tetapi juga mengapresiasi kreativitas para desainer”, jelasnya.
Dilansir dari cilacapkab.go.id, Fitri menambahkan, Opera in Fashion, juga mengusung misi melestarikan budaya. Terbukti bahwa kegiatan ini melestarikan budaya karena memperkenalkan salah satu cagar budaya yang dimiliki Kabupaten Cilacap, yaitu Stasiun Cilacap.
“Bukan hanya sebagai transit, akan tetapi stasiun ini juga memliki nilai sejarah dan estetika yang khas. Gelaran ini, inspirasinya dari lingkungan sekitar stasiun, hingga menciptakan tema “Fashion Show on the Street Heritage.
Dalam fashion show ini bukan hanya tentang pakaian, tetapi kolaborasi dan inspirasi. Opera in Fashion menjadi wadah bagi profesional dalam industri untuk berkreasi dan berinovasi, karena para desainer lokal berbagi ide, berkolaborasi hingga menciptakan karya karya yang menginspirasi”, jelasnya.

Sementara itu, PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, menilai, bahwa mode dan fashion selalu memainkan peran penting dalam menciptakan daya tarik dan memancarkan aura yang menarik.














