CILACAP, CMINEWS.CO.ID : Usia senja bukan menjadi penghalang bagi sebagian orang untuk tetap Berdikari dan mencari sesuap nasi.
Seorang ibu di Cilacap, Tini (55), setiap harinya bergelut dengan barang yang disebut sampah. Dari memulung barang bekas (rongsok) dilalukan demi menyambung hidup .
Dengan semangat untuk tidak merepotkan orang lain inilah yang membuat Tini untuk tetap mencari nafkah meski penghasilannya tidak menentu.
Ia menyebut, kesibukan yang dilakukannya untuk makan, dan membayar kost.
“Nyari rongsok setelah terkumpul lalu dijual buat makan dan membayar kos-kosan, tiap bulan Rp.500.ribu rupiah membayar kosnya”, ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dalam mencari rongsok, Tini memulai pukul 10:00 WIB pagi hingga maghrib. Dengan penghasilan yang tidak menentu.
“Penghasilannya tidak tentu, karena harga naik turun, kadang bisa terima hasil jual rongsok Rp.200 ribu, kadang setengahnya. Hanya bisa buat makan dan membayar kos”, jelasnya.
Teriknya matahari di Kota.Cilacap, tak menyurutkan langkah kaki ibu Tini untuk menyusuri sudut kota. Dengan sepeda ontel dan keranjangnya.
Ia menjalani aktivitasnya setiap hari bahkan terkadang dihari Minggu, semua ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Prinsip hidup yang kuat dibalik tubuhnya yang sudah memasuki renta, Tini memilih terus bekerja keras secara mandiri sebagai pemulung atau mencari rongsok dari pada berpangku tangan pada orang lain, baginya selama kaki masih bisa melangkah ia akan terus berjuang hingga akhir hayat. (*)
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















