“Yang lagi ramai sekarang adanya tagar #KaburAjaDulu, dalam artian tidak sekedar kabur, tapi benar-benar mempersiapkan diri untuk masa.depan yang lebih baik. Buka kabur dalam tanda petik, tapi bagian dari proses untuk meraih masa depan lebih baik, salah satunya dengan bekerja di Korea Selatan”, jelasnya.
Didi menambahkan, anggota Pelbakori adalah 90 persen pekerja migran yang sudah pulang. Kesejahteraan mereka bisa terangkat setelah menjadi pekerja migran di Korea Selatan. “Setelah purna sebagai pekerja migran, lalu mendirikan LPK yang tujuannya membimbing masyarakat sekitar untuk bisa mengikuti jejaknya”, tutupnya.

Seminar nasional dan workshop Pelbakori di UGM Yogyakarta, dihadiri Menteri Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Abdul Kadir Karding, yang diwakilkan oleh Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto.
Dwi mengatakan, peluang kerja di luar negeri sangat besar, sepanjang calon tenaga kerja memiliki skill yang memadai, khususnya Korea Selatan.















