Meski begitu, Meta menegaskan teknologi ini bukan sistem pengenalan wajah atau facial recognition.
Perusahaan menyebut AI hanya memperkirakan rentang usia pengguna tanpa mengidentifikasi identitas asli seseorang.
Meta juga mengklaim sistem tersebut bekerja secara abstrak dan tidak bertugas mencocokkan wajah dengan data identitas tertentu.
Kendati demikian, penggunaan AI untuk membaca ciri fisik pengguna tetap memunculkan pertanyaan soal privasi dan akurasi teknologi.
Sejumlah pihak menilai sistem seperti ini berpotensi salah mengenali usia pengguna jika AI gagal memahami konteks visual secara tepat.
Meta sendiri belum membeberkan sejauh mana tingkat akurasi sistem AI tersebut dalam membedakan pengguna anak-anak dan orang dewasa.














