Teknologi tersebut menggabungkan dua metode utama, yaitu analisis teks dan pemindaian visual berbasis AI.
Pada sisi visual, sistem AI Meta akan memeriksa foto maupun video pengguna untuk mencari petunjuk fisik tertentu.
AI Meta tidak hanya memindai wajah, tetapi juga menganalisis postur tubuh dan struktur fisik pengguna untuk memperkirakan usia akun.
Dari sisi teks, Meta juga memantau aktivitas pengguna seperti unggahan, komentar, dan percakapan di platform.
AI tersebut bisa membaca petunjuk usia dari unggahan ulang tahun, pembahasan sekolah, hingga aktivitas khas remaja di media sosial.
Meta yakin kombinasi dua sistem itu mampu menemukan akun pengguna di bawah 13 tahun yang lolos verifikasi usia.














