Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Nasional

Ketika Etika Pendidikan Luntur: Wartawan Bertamu di SMP Islam Bantarbolang, Malah Dimintai Foto dengan Dalih Perintah Dinas

×

Ketika Etika Pendidikan Luntur: Wartawan Bertamu di SMP Islam Bantarbolang, Malah Dimintai Foto dengan Dalih Perintah Dinas

Sebarkan artikel ini

Namun, drama ini tidak berhenti di situ. Saat dikonfirmasi langsung, Kepala Dinas Pendidikan Pemalang, Ismun Hadiyo, membantah keras tuduhan tersebut. “Saya tidak pernah memerintahkan pihak sekolah untuk memfoto atau mendokumentasikan jika ada wartawan datang ke sekolah,” tegasnya, saat dihubungi via telepon WhatsApp, Kamis, (25/9/2025).

Pernyataan Kadindikbud ini menjadi pukulan telak bagi pihak sekolah. Perintah yang diklaim sebagai arahan resmi dari dinas ternyata hanyalah dalih yang dibuat-buat. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah ini hanya kesalahpahaman, atau ada hal lain yang ingin disembunyikan?

Kejadian ini seharusnya menjadi cerminan bagi semua pihak di dunia pendidikan. Etika bukanlah sekadar teori di buku, melainkan praktik yang harus dijalankan sehari-hari. Ketika wartawan datang, mereka bukanlah ancaman, melainkan mitra yang membantu mengawal transparansi. Menggunakan nama pejabat untuk membenarkan tindakan yang tidak etis adalah pelanggaran serius terhadap nilai-nilai integritas.

Jika lembaga pendidikan sudah tidak lagi menjunjung tinggi etika, lantas bagaimana mereka bisa mendidik generasi penerus yang berkarakter dan berintegritas?


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights