
CILACAP – Waluyo Budi Hartono (35), pemuda asal Dusun Sitinggil Desa Rawajaya, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, patut diacungi jempol, pasalnya ketekunan dirinya membuka sekolah burung dengan omset 30 juta perbulan.
Mejadi pintar dan berprestasi ternyata bukan hanya dilakukan manusia, burung pun bisa ikut bersekolah, dan mencetak lulusan burung khususnya burung Murai menjadi burung yang berprestasi.
Salah satu sekolah burung di Cilacap, adalah Fathan Budi Manuk Trotol School. Sekolah ini di dirikan 3 tahun lalu. Hingga sekarang sudah banyak dikenal para pecinta kicau mania khususnya kicau mania Murai di Kabupaten Cilacap bahkan hingga ke luar Jawa.
Dikatakan Waluyo Budi Hartono, pemilik sekolah Burung Murai Fathan Budi Manuk (FBM) Trotol School, mendirikan sekolah burung sejak Februari 2021, disini layaknya sekolah manusia pada umumnya.
“Sekolah burung disini layaknya seperti sekolah manusia, jadi tiap pagi jam 07;00 WIB kita keluarkan kandang burung untuk dijemur, kita bersihkan kandangnya, karpet alas kandang, cek pakan dan minum. Jam 10:00 WIB, burung kita masukkan lagi, kita masterin lagi sampai jam 15:00 WIB dengan guru guru terbaik”, ucap Budi.

Yang sekolah di FBM Trotol School, lanjut Budi, saat ini ada 90 ekor yang sekolah, dari master master atau guru vocal disini itu dari berbagai jenis seperti burung Cililin, Cucak Cungkou, Kapas Tembak, Cucak Jenggot, Gelatik, Kenari, Love Bird, dan masih ada puluhan guru guru yang sedang mendidik disini dengan kicauan yang bagus.
“Ada sekitar 90 ekor yang sekolah disini, biayanya juga sangat terjangkau, dari Rp. 200 ribu hingga Rp. 500 ribu perbulan, untuk burung yang sekolah disini, biasanya sekitar 5 sampai 8 bulan tergantung burungnya kapan siap untuk dilombakan, kalau omset sekitar 25 sampai 30 juta perbulan”, jelasnya, Sabtu (17/2/2024).
Budi menambahkan biaya sekolah tersebut termasuk biaya perawatan, makanan burung, vitamin, dan asrama selama sekolah.
“Masing masing siswa burung memiliki satu guru master yang setiap pagi dan sore mengajarkan ratusan materi vocal kicauan kepada siswa trotolan burung Murai. Untuk kelulusan burung yang sekolah tergantung kondisi burung, sampai sekarang, Sekolah Burung Murai Fathan Budi Manuk Trotol School sudah meluluskan lebih dari 300 burung Murai berprestasi dan unggulan”, imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pemilik burung Murai yang menyekolahkan di FBM Trotol School, Kenzie Ramadhan mengatakan, menyekolahkan burung murai di FBM Trotol School agar murai batu miliknya memiliki kicauan yang bervariasi.
“Menyekolahkan burung murai batu saya disini agar burung murai saya memiliki kicauan bervariasi. Menyekolahkan burung disini biayanya cukup terjangkau, hanya Rp. 200 ribu perbulan, setelah lulus burung Murai batu saya memiliki kicauan lagu yang sangat bervariasi sehingga siap untuk dilombakan”, terangnya.
Burung burung yang bersekolah di FBM Trotol School selain dari Cilacap, juga dari daerah sekitar Banyumas, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Yogyakarta, Kendal, Pangandaran, Ciamis, Garut, Bandung, Jakarta, Banten, Banyuwangi, Lampung, Riau, hingga tembus ke Balikpapan.
Follow Berita Center Media Independent di Geoogle News








