Pemalang, CMI News – Kabar baik datang dari lokasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pesalakan, Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang. Setelah berjuang keras melawan si jago merah, tim pemadam kebakaran berhasil melokalisir api yang berkobar sejak malam tadi, pada Senin (12/08/2024).

Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dan 4 mobil suplai air dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini. Petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa lelah sepanjang malam untuk mengendalikan api yang sempat meluas. Berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, api berhasil dilokalisir dan tidak menyebar ke area pemukiman warga.

Kabar baik ini di sampaikan oleh Kepala BPBD Pemalang, saat di konfirmasi kondisi terkini. ” Sementara kondisi saat ini, Api bisa dilokalisir oleh 3 (tiga) unit damkar Kabupaten Pemalang, 4 unit mobil suplay air terdiri dari damkar 1, BPDB 2, dan PMI 1. Ungkap Andri Andi saat dihubungi CMI News via pesan WhatAps pada, Selasa (13/8) dini hari.

Tak hanya itu, 2 mobil damkar dari Kabupaten lain pun turut bergabung dalam upaya pemadaman diantaranya 1 damkar Tegal dan 1 Pekalongan. Ucap Andri Kepala BPBD Pemalang. JelasAndri

Kebakaran TPA Pesalakan bukanlah kali pertama

Perlu diketahui, hal Ini bukanlah kali pertama TPA Pesalakan mengalami kebakaran. Beberapa waktu lalu, TPA ini juga sempat terbakar dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dipadamkan sepenuhnya. Kejadian berulang ini menimbulkan kekhawatiran mendalam akan dampak yang lebih besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar TPA.

Berdasarkan terjadi kebakaran TPA Pesalakan, bahwa ada dua titik kebakaran TPA pada bagian utara tumpukan sampah di utara sebelah timur dan barat. Kata Andri, menurut warga sekitar ada dua titik api tersebut muncul secara bersamaan.

Sementara dua unit pemadam kebakaran juga telah memasuki ke lokasi untuk mengatasi kebakaran ini. Kekhawatiran warga sekitar TPA Pesalakan juga harus menghadapi dampak dari asap tebal, ucap warga sekitar saat di hubungi awak media.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, diduga kuat bahwa kebakaran disebabkan oleh kombinasi faktor cuaca panas dan tumpukan sampah yang mudah terbakar.

Pentingnya Upaya Tindakan Pemerintah

Kebakaran berulang di TPA Pesalakan ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Diharapkan, pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang, serta mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah sampah di daerah tersebut.

Sebagai informasi, bahwa TPA Pesalakan tersebut sudah tidak aktif lagi sejak 30 Juni 2024 lalu lantaran ditutup oleh warga sekitar.