Sebayak 50 santri, lanjut Kapolsek, sementara diungsikan ke masjid dan rumah warga sekitar. “Kami pastikan mereka dalam kondisi aman dan kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah selanjutnya”, kata Kapolsek.
“Polri bersama perangkat desa melakukan pendataan serta dokumentasi TKP, mendengar keterangan saksi, memastikan area aman dari longsor susulan, koordinasi dengan pihak terkait termasuk perbaikan aliran listrik, serta berikan motivasi dan edukasi kesiapsiagaan bencana”, tutupnya.
Akibat bencana longsor ini, kerugian ditaksir untuk Ponpes Al-Huda berkisar Rp.345 juta.



















