“Kami berharap ke depannya warga itu tidak serta merta melakukan tindakan-tindakan yang tidak kami inginkan. Karena bagaimanapun juga mereka adalah warga kami, dan selaku aparatur kelurahan kami ingin mengayomi semua pihak,” tegas Sugeng.
Usai penggrebekan tersebut, warga beramai-ramai memasang spanduk dengan berbagai tulisan. Hal itu sebagai bentuk penolakan keras soal LGBT di wilayah mereka.
Ketegasan Presiden Soal LGBT Sebagai Ancaman Negara
Dinamika penolakan sosial di tingkat lokal seperti yang terjadi di Comal ini mencuat seiring dengan ketegasan langkah pemerintah pusat dalam membentengi nilai-nilai sosial budaya di tanah air.

















