
Sleman, CMI News – Semen Padang menunjukkan semangat juang luar biasa dengan melakukan comeback sensasional melawan PSS Sleman pada lanjutan pekan ke-20 Liga 1 2024/2025. Meskipun sempat tertinggal dua gol dalam 15 menit pertama, Semen Padang berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis 3-2.
PSS Sleman memulai pertandingan dengan sangat agresif. Mereka berhasil unggul cepat dalam pertandingan ini. Pada menit ke-6, PSS Sleman membuka skor melalui Gustavo Tocantins yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Umpan silang dari sisi kiri mengarah ke Betinho, namun sepakan Betinho yang kurang sempurna membuat bola jatuh ke kaki Tocantins yang langsung mencetak gol pertama.
Hanya beberapa menit setelah itu, PSS Sleman memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Vico Duarte, yang mendapatkan ruang di sisi kiri, mengirim umpan silang matang yang disambut dengan sempurna oleh Dominikus Dion yang berdiri bebas di kotak penalti. Dion tidak membuang kesempatan dan menceploskan bola ke gawang Semen Padang.
Namun, Semen Padang tidak menyerah begitu saja. Meskipun tertinggal dua gol, mereka terus berjuang untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-35, Semen Padang berhasil mencetak gol pertama mereka lewat aksi Dodi Alexvan Djin yang masuk menggantikan Frendi Saputra. Djin melakukan aksi cemerlang dengan menembus pertahanan PSS Sleman dan menaklukkan kiper Sleman.
Pada babak kedua, Semen Padang semakin menunjukkan determinasi mereka untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-58, gol penyeimbang akhirnya tercipta. Umpan silang dari sisi kanan disambut oleh pemain Semen Padang yang berhasil mengonversinya menjadi gol, membuat skor menjadi 2-2.

PSS Sleman pun semakin tertekan, dan drama semakin memanas saat wasit mengeluarkan dua kartu merah, satu untuk PSS Sleman dan satu untuk Semen Padang, yang menambah ketegangan dalam laga ini. Namun, meski dengan jumlah pemain yang terbatas, Semen Padang berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit terakhir pertandingan, merubah skor menjadi 3-2.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan masalah VAR (Video Assistant Referee), yang tidak berfungsi dengan baik dalam beberapa keputusan penting, membuat atmosfer pertandingan semakin panas. Masalah teknis VAR ini sempat membuat frustrasi para pemain dan suporter, yang berharap teknologi ini bisa membantu keputusan yang lebih adil di lapangan.
Dengan kemenangan ini, Semen Padang berhasil menghidupkan harapan mereka untuk lolos dari zona degradasi. PSS Sleman yang sempat unggul dua gol, akhirnya harus puas dengan kekalahan dramatis di hadapan pendukungnya sendiri.
Susunan Pemain:
PSS Sleman:
Januari Arjuna; Oky Derry, Firza Andika, Rizky Ridho, Dedi Kurniawan; Vico Duarte, Ambrizal, Febri Hariyadi; Gustavo Tocantins, Betinho, Dominikus Dion.
Semen Padang:
M. Faisal; Alvin Toledano, Dodi Alexvan Djin, Reza Syamsuddin, Rudi Hartono; Dwi Hartanto, Aldo Bima, Jamal Maulana; Lestari Adi, Dedi Saputra, Rivaldi Bawuo.
Kesimpulan:
Kemenangan dramatis ini menambah panjang deretan cerita menarik di Liga 1 musim ini. Semen Padang, meski sempat tertinggal dua gol, mampu menunjukkan semangat juang dan memanfaatkan peluang untuk membalikkan keadaan, sekaligus menambah dinamika persaingan di zona bawah klasemen Liga 1.






