Cikarang, CMI News – PT Harum Energy Tbk (HRUM), perusahaan energi milik konglomerat Kiki Barki, tengah menghadapi tantangan dari bisnis batu bara yang melandai. Namun, di balik tekanan itu, kinerja segmen nikel justru menjadi penopang utama pertumbuhan.
Pendapatan Ditopang Nikel, Batu Bara Melemah
Sepanjang semester I-2025, HRUM mencatatkan pendapatan sebesar US$ 645 juta, naik 8% dibanding periode sama tahun lalu. Pertumbuhan ini sebagian besar disumbang dari bisnis smelter nikel yang mencatat lonjakan pendapatan hingga 41% year-on-year (yoy) menjadi US$ 402 juta. Kenaikan volume penjualan nikel hingga 49% berhasil menutupi penurunan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 5%.
Sebaliknya, segmen batu bara justru mencatat pelemahan. Pendapatan anjlok 21% yoy, dipicu penurunan volume penjualan 9% dan koreksi ASP sebesar 12%. Tekanan inilah yang membuat kinerja operasional inti HRUM terlihat tertekan.
Margin Tergerus, Laba Bersih Turun
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













