JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menegaskan bahwa DPR RI akan mengoptimalkan fungsi pengawasan anggaran dan percepatan pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.

​Hal tersebut disampaikan Rizal dalam sesi PKS Legislative Report sesaat sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/05/2026).

​Rizal menjelaskan bahwa mulai saat ini hingga penutupan masa sidang pada 12 Juli 2026, seluruh anggota legislatif di setiap komisi akan memperketat pengawasan terhadap penggunaan dana negara. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

​“Dalam masa persidangan kelima saat ini kita akan fokus, semua anggota DPR akan membahas mengenai pengawasan anggaran,” ujar Rizal Bawazier kepada awak media.

​Menurutnya, pengawasan yang ketat merupakan instrumen vital agar kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan meminimalisir potensi penyimpangan.

​Selain urusan anggaran, fokus krusial lainnya adalah agenda legislasi. Rizal menyebutkan bahwa Badan Legislasi (Baleg) DPR RI tengah memacu pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk dalam daftar Prolegnas 2026.

​“Badan Legislasi akan terus melanjutkan pembahasan RUU mengenai Prolegnas untuk tahun 2026,” tambahnya.

​Sebagai representasi rakyat, Rizal menegaskan komitmen Fraksi PKS untuk tetap konsisten menjadi kontrol bagi kebijakan pemerintah. Ia berharap masa sidang ini menghasilkan produk hukum dan pengawasan yang transparan serta akuntabel.

​“Kita tetap semangat, terus mendukung. Fraksi PKS akan terus mengawasi demi kepentingan rakyat,” pungkas politisi PKS tersebut.