Trump sendiri menyatakan masih menunggu kesediaan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk bekerja sama dalam menghentikan konflik. Namun, proses negosiasi gencatan senjata berjalan lambat, sehingga pasar energi masih dibayangi ketidakpastian.
Perang yang sudah berlangsung lebih dari 3,5 tahun kembali memanas. Rusia melancarkan serangan udara di dekat perbatasan Ukraina-Uni Eropa pada Kamis (21/8/2025), sementara Ukraina mengklaim menyerang kilang minyak Rusia dan stasiun pompa di Unecha, bagian dari jaringan pipa Druzhba yang memasok minyak ke Eropa. Akibatnya, pasokan minyak Rusia ke Hungaria dan Slovakia berpotensi terhenti setidaknya lima hari, menambah tekanan pada pasar global.
Dukungan dari Data Pasokan AS
Harga minyak juga mendapat dorongan dari penurunan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan. Data EIA mencatat stok minyak menurun 6 juta barel pekan yang berakhir 15 Agustus, jauh melampaui ekspektasi penurunan 1,8 juta barel.
















