
FARIDABAD – Kemeriahan Surajkund International Crafts Mela, salah satu festival budaya terbesar di India, berubah menjadi tragedi berdarah. Wahana ayunan raksasa “Tsunami Swing” dilaporkan runtuh saat sedang beroperasi penuh pada Sabtu (7/2/2026) malam, mengakibatkan seorang anggota polisi tewas dan sedikitnya 13 pengunjung luka-luka.
Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 18.00–18.15 waktu setempat. Menurut saksi mata, wahana yang tengah membawa sekitar 15 penumpang tersebut tiba-tiba kehilangan keseimbangan. Tanpa peringatan, struktur penyangga utama patah dan ambruk ke tanah, memicu kepanikan luar biasa dari ratusan pengunjung yang berada di lokasi.
Korban tewas diidentifikasi sebagai seorang inspektur polisi yang sedang bertugas mengamankan area festival. Saat melihat wahana mulai miring secara tidak wajar, petugas tersebut bergegas mendekat untuk membantu evakuasi dan menjauhkan warga dari zona bahaya. Malangnya, ia justru tertimpa material struktur yang berat saat wahana tersebut benar-benar roboh. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong akibat luka fatal yang dideritanya.
Selain korban jiwa, sedikitnya 13 pengunjung mengalami luka-luka akibat terlempar dan terjepit reruntuhan besi. Tim medis darurat yang bersiaga di lokasi festival segera mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pemerintah distrik setempat bertindak cepat dengan mengosongkan area sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Pejabat berwenang menduga adanya kerusakan mekanis pada struktur wahana sebagai penyebab utama kecelakaan.

“Kami telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh. Tindakan hukum yang tegas akan diambil terhadap pengelola wahana jika terbukti ada kelalaian dalam standar keselamatan,” tegas pejabat distrik setempat dalam pernyataan resminya, menyadur dari Sinata.id
Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi penyelenggara Surajkund International Crafts Mela. Terlebih, pada hari yang sama, sebuah gerbang pameran juga dilaporkan roboh akibat angin kencang.
Kini, seluruh operasional wahana di festival tersebut dihentikan sementara guna audit keselamatan total demi mencegah terulangnya kejadian serupa.






