

Tarikan, 2 September 2025 – Kegiatan Pembukaan Praktek Belajar Lapangan (PBL) Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi, resmi dilaksanakan di Kantor Desa Tarikan pada 2 September 2025. Acara tersebut menjadi awal pelaksanaan PBL yang mengangkat tema “Pencegahan dan Pengendalian Penyakit TB Berbasis Masyarakat”, berlangsung dari 1 September hingga 31 Oktober 2025.
Pembukaan berlangsung hangat dan khidmat, dihadiri oleh Kepala Desa Tarikan, Datuk Muhammad Amin, didampingi Sekretaris Desa, perangkat desa, para ketua RT, dan tokoh masyarakat. Turut hadir ketua kelompok mahasiswa PBL, yaitu Mhd. Fathul Rozi, bersama anggota kelompoknya. PBL ini di bimbingan oleh
-
Usi Lanita, SKM., MPH.
-
Andree Aulia Rahmat, SKM., MKL.
-
Herwansyah, SKM., MPH., Ph.D.
Desa Tarikan merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Kumpeh yang memiliki 4 dusun dan 12 RT. Berdasarkan data Puskesmas Muaro Kumpeh, desa ini memiliki 4 kasus Tuberkulosis (TB) yang masih tercatat sehingga menjadi salah satu desa prioritas dalam upaya pengendalian TB.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tarikan, Datuk Muhammad Amin, menyampaikan apresiasi yang besar atas kehadiran mahasiswa PBL IKM UNJA. Ia menegaskan bahwa permasalahan TB merupakan isu serius yang memerlukan edukasi, pendampingan masyarakat, dan upaya pencegahan yang berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa dari Universitas Jambi. Saat ini, di desa kita terdapat empat kasus TB aktif yang harus kita tangani bersama. Kami berharap kegiatan PBL ini dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang TB, cara penularan, pencegahan, dan pentingnya pengobatan tuntas. Pemerintah desa berkomitmen mendukung penuh seluruh kegiatan mahasiswa selama berada di Tarikan.”
Sekretaris Desa juga memberikan sambutan dan menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung mahasiswa selama pelaksanaan PBL.
“Desa Tarikan memiliki 4 dusun dan 12 RT. Dengan wilayah yang cukup luas dan jumlah penduduk yang beragam, tentu pekerjaan ini tidak mudah. Karena itu, kami mendorong seluruh RT, kader posyandu, dan masyarakat untuk ikut mendukung mahasiswa dalam program-program penyuluhan dan survei lapangan. Semoga sinergi ini memberikan dampak positif bagi kesehatan desa kita.”
Ketua kelompok mahasiswa, Mhd. Fathul Rozi, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pihak desa. Ia menegaskan bahwa kelompoknya siap menjalankan kegiatan lapangan dengan profesional dan penuh tanggung jawab.
“Kami mewakili mahasiswa IKM Universitas Jambi mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kepercayaan dari pemerintah Desa Tarikan. Kami akan melaksanakan pemetaan masalah kesehatan, edukasi TB, pendampingan rumah tangga, serta program intervensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi desa sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.”

Melalui pelaksanaan PBL ini, mahasiswa akan melakukan berbagai kegiatan seperti pengumpulan data kesehatan, analisis situasi TB, penguatan kader kesehatan, penyuluhan rumah ke rumah (door to door), pemetaan faktor risiko, serta identifikasi hambatan pengobatan bagi penderita TB.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama serta pengenalan mahasiswa kepada perangkat desa dan para ketua RT. Dengan terbukanya kegiatan PBL 2025 di Desa Tarikan, diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan langkah konkret dalam menekan penularan TB dan meningkatkan derajat kesehatan warga desa.








