
Purwokerto, cminews.co.id : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di tingkat nasional. Nova Khairunnisa, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Diploma IV UMP, berhasil meraih Juara Harapan II Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional Jenjang Diploma Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi UMP karena Pilmapres merupakan salah satu ajang bergengsi mahasiswa tingkat nasional. Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kapasitas akademik, gagasan, kemampuan komunikasi, serta berbagai capaian yang diperoleh selama menjalani pendidikan tinggi.
Keberhasilan Nova menembus jajaran mahasiswa berprestasi tingkat nasional sekaligus memperlihatkan kemampuan mahasiswa UMP bersaing dengan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi memiliki ruang yang luas untuk melahirkan mahasiswa unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga mampu mengembangkan kapasitas diri dan menunjukkan prestasi di tingkat nasional.
Rektor UMP: Prestasi Mahasiswa adalah Wajah Kualitas Kampus

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan apresiasi atas pencapaian Nova Khairunnisa. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi nasional menjadi salah satu indikator penting dari keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan mahasiswa di perguruan tinggi.
“Alhamdulillah, kami tentu sangat bangga atas prestasi yang diraih Nova Khairunnisa. Mampu berada dalam jajaran mahasiswa berprestasi tingkat nasional bukanlah pencapaian yang sederhana. Ada proses panjang, kerja keras, kedisiplinan, kemampuan akademik, serta keberanian untuk terus mengembangkan potensi diri,” ungkap Prof Dr jebul dalam rislisnya, Kamis (20/8)
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Nova dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika UMP.
“Prestasi mahasiswa adalah salah satu wajah kualitas sebuah perguruan tinggi. Ketika mahasiswa kita mampu berkompetisi dan mendapatkan rekognisi di tingkat nasional, hal itu menunjukkan bahwa proses pendidikan, pembinaan, dan pengembangan potensi mahasiswa berjalan ke arah yang positif,” ujarnya.
Prof Dr Jebul berharap keberhasilan Nova dapat memberikan efek inspiratif kepada ribuan mahasiswa UMP lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman, mengikuti kompetisi, melakukan penelitian, mengembangkan inovasi, serta membangun portofolio prestasi selama menempuh pendidikan.

“Kami ingin mahasiswa UMP tidak hanya selesai kuliah dan mendapatkan ijazah. Mereka harus memiliki pengalaman, prestasi, jejaring, karakter, dan kompetensi yang membuat mereka siap menghadapi masa depan. Prestasi Nova membuktikan bahwa mahasiswa UMP memiliki kemampuan untuk bersaing di level nasional,” tegasnya.
Pilmapres menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa mahasiswa unggul tidak semata-mata diukur berdasarkan indeks prestasi akademik. Kemampuan mengembangkan gagasan, berkomunikasi, membangun kepemimpinan, menghasilkan karya, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pembentukan mahasiswa berprestasi.
Bagi Nova, perjalanan hingga meraih Harapan II tingkat nasional menjadi pengalaman yang sekaligus menguji kemampuan untuk membawa kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan ke ruang kompetisi yang lebih luas.
Terlebih, sebagai mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik, Nova berada dalam rumpun pendidikan kesehatan yang menuntut ketelitian, kompetensi profesional, kemampuan analitis, serta tanggung jawab dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Keberhasilannya menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi dapat berkembang tidak hanya dalam aspek keterampilan profesional, tetapi juga dalam prestasi akademik dan pengembangan kapasitas diri.
Rektor menegaskan UMP akan terus memperkuat ekosistem yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan potensi sesuai minat dan bidang keilmuannya.
Pembinaan mahasiswa diarahkan agar kegiatan akademik berjalan beriringan dengan pengembangan prestasi, organisasi, kewirausahaan, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat hingga pengalaman internasional.
“Kampus harus menjadi ruang bertumbuh. Tugas kita bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi menciptakan lingkungan yang membuat mahasiswa berani bermimpi, mencoba, berkompetisi dan menghasilkan karya. Kami berharap setelah Nova akan muncul semakin banyak mahasiswa UMP yang membawa prestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Prof Dr Jebul.
Keberhasilan Nova Khairunnisa menambah deretan capaian mahasiswa UMP sekaligus memperkuat semangat membangun budaya prestasi di lingkungan kampus.
Dari Purwokerto, Nova membuktikan bahwa mahasiswa daerah mampu berdiri di panggung nasional. Prestasi Juara Harapan II Pilmapres Nasional Jenjang Diploma 2026 tersebut kini tidak hanya menjadi catatan pencapaian pribadi, tetapi juga membawa nama Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam kompetisi mahasiswa bergengsi tingkat Indonesia. (*)








