PEMALANG — Pemerintah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, mengambil langkah strategis mengawal integritas pesta demokrasi tingkat desa dengan menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Tahapan Pencalonan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 di Aula Kecamatan Petarukan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Camat Petarukan, Muhibin, A.Md., S.H. Langkah konsolidasi ini ditempuh guna memastikan seluruh rangkaian tahapan pemilihan kepala desa di wilayah tersebut mematuhi koridor hukum, transparan, serta mengantisipasi potensi sengketa administratif sejak dini
rapat tingkat tinggi ini melibatkan unsur lintas sektor mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Kehadiran para Ketua BPD dan panitia desa diwajibkan secara pribadi dengan membawa kelengkapan stempel instansi guna memastikan keabsahan berkas.
Dalam arahannya, Camat Petarukan Muhibin, A.Md., S.H. menekankan pentingnya kedisiplinan administratif. Fokus verifikasi dalam rapat tersebut dibagi ke dalam dua instrumen utama diantaranya;
– Peraturan BPD tentang Tata Tertib Khusus Pilkades.
– Peraturan BPD tentang Tata Tertib Pengawasan Pilkades.
– Keputusan BPD tentang Pembentukan Panitia dan Tim Pengawas Pilkades.
– Surat Keputusan Kepala Desa tentang Penetapan Dusun Terluas.
Tak hanya itu, Camat Petarukan juga menyampaikan terkait Instrumen Teknis Kepanitiaan Desa:
Peraturan Panitia mengenai Tata Cara Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon.
Mekanisme pendaftaran pemilih, kampanye, hingga tata cara pemungutan suara.
Laporan resmi pendaftaran bakal calon kepala desa beserta berita acara penutupannya.
Melalui penerapan struktur piramida terbalik, esensi dari pemberitaan ini menegaskan bahwa pemerintah kecamatan memegang komitmen kuat terhadap pencegahan dini potensi masalah di lapangan.
Dengan dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap tahap pencalonan ini, Pemerintah Kecamatan Petarukan optimistis pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan secara jujur, adil, tertib, dan damai, demi melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang berkualitas serta amanah di masa mendatang.






