Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Adanya Dugaan Pemotongan Bantuan RTLH dari Baznas Provinsi :Pemdes Dan KPM Desa Mereng Membantah

×

Adanya Dugaan Pemotongan Bantuan RTLH dari Baznas Provinsi :Pemdes Dan KPM Desa Mereng Membantah

Sebarkan artikel ini
Adanya Dugaan Pemotongan Bantuan RTLH dari Baznas Propinsi:Pemdes Dan KPM Desa Mereng Membantah
Adanya Dugaan Pemotongan Bantuan RTLH dari Baznas Propinsi:Pemdes Dan KPM Desa Mereng Membantah

Pemalang, CMI News – Beredarnya Berita Kepala Desa dan Perangkat Desa Mereng DS Pagembrongan,kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang, diduga meminta sejumlah uang dari warga penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp500 ribu per penerima.
Bantuan tersebut dari informasi yang di dapat berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi berupa uang tunai senilai Rp18 juta untuk setiap penerima program ini.

Namun, setelah warga menerima bantuan secara langsung di kantor BAZNAS Provinsi dan keluar menuju area parkir, mereka diduga meminta uang sebesar 500/ penerima sebagai uang transport dan meminta memberikan sebagian uang tersebut kepada oknum desa. Dugaan pungutan ini memicu kegaduhan di kalangan masyarakat dan di tulis salah satu media on line..

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Saat dikonfirmasi pada Minggu Sore di (20-10-2024) Di Desanya ,Andri Kepala Desa Mereng memberikan keterangan ‘Meski Salah Penulisan Desa dalam berita yang di unggah salah satu media,namun di tunjukan kepada Desa Yang ia Pimpin’ ujarnya. Dengan keras Andri membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi terkait permintaan uang tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dan menganggap kabar yang beredar tidak benar. “Intinya tidak sesuai yang diberitakan,” ujarnya.

Desanya juga benar mendapat bantuan dari Basnas Propinsi sebanyak 24 rumah dengan anggaran per penerima manfaat sebanyak 18 juta.setelah cair mereka sendiri yang menerima,dan emang ada 2 di kuasakn kepada Perangkat dan 2 lagi kepada keluarga ,namun itu lagi dilaksanakan, untuk penerimaan tersebut pada tgl 10 /10/2024 kemaren dan baru beberapa hari jadi pekerjaan rata2 baru ada yang kurang lebih 30%.









error:
Verified by MonsterInsights