PEMALANG, CMINews – Sebanyak 108 pecatur dari dalam dan luar Kabupaten Pemalang memadati GOR Kridango untuk memperebutkan gelar juara dalam turnamen bergengsi Piala Bupati Pemalang Cup 2026, Minggu (29/3/2026). Gelaran ini diproyeksikan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet catur muda potensial di wilayah tersebut.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir langsung membuka turnamen tersebut, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar perlombaan, melainkan investasi jangka panjang bagi dunia olahraga di Pemalang.
“Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit muda catur yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Pemalang di kancah yang lebih tinggi. Selain itu, ini adalah ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antarpecatur,” ujar Anom saat memberikan sambutan.
Senada dengan Bupati, Ketua Penyelenggara, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menguji mental dan kemampuan strategis para peserta. Ia pun mengajak seluruh atlet untuk membuktikan kualitas permainan mereka secara maksimal di atas papan hitam-putih.
BACA JUGA:
“Melalui ajang ini, kita ingin meningkatkan prestasi catur di Pemalang. Kami juga mengimbau para peserta untuk menunjukkan kekuatan terbaik mereka dalam setiap langkah,” kata Abdul Azis.
Di sisi lain, Ketua KONI Pemalang, Prasetyo Widiyatmoko, menitikberatkan pada aspek etika dalam bertanding. Ia mengingatkan bahwa nilai tertinggi dalam sebuah kompetisi adalah sportivitas.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas. Dalam turnamen kita berhadapan sebagai lawan, namun saat sudah selesai kita kembali menjadi saudara,” tegas Prasetyo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP. PKK, dr. Noor Faizah Maenofie, serta Ketua Percasi Pemalang, Aditya Padmanaba. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan ekosistem olahraga catur di Kabupaten Pemalang.



















