Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Nasional

Siaga Jadi Budaya: HKB 2025 Raih Rekor MURI dengan Aksi Massal di 38 Provinsi

×

Siaga Jadi Budaya: HKB 2025 Raih Rekor MURI dengan Aksi Massal di 38 Provinsi

Sebarkan artikel ini

Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati pada Sabtu, 26 April 2025, mencatatkan tinta emas dalam sejarah penanggulangan bencana di Indonesia. Lebih dari 1,4 juta warga di 38 provinsi di seluruh nusantara secara serentak melakukan aksi simulasi kesiapsiagaan bencana tepat pukul 10.00 pagi.

Aksi massal ini tidak hanya menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi juga berhasil meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori superlatif.

Rekor yang diraih HKB 2025 ini mengungguli rekor-rekor sebelumnya, baik dari sisi jumlah peserta simulasi terbanyak secara keseluruhan yang sebelumnya tercatat di Bekasi, maupun rekor jumlah sekolah terbanyak yang berpartisipasi yang sebelumnya diraih di Kalimantan.

Panitia MURI secara resmi mencatat partisipasi HKB 2025 mencapai 1.427.294 peserta dan melibatkan lebih dari 7.000 satuan pendidikan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme dan partisipasi luar biasa dari masyarakat dan berbagai pihak. Beliau menekankan bahwa sejak dicanangkan pada tahun 2017, HKB terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta setiap tahunnya.

Pelaksanaan HKB yang ke-9 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi saksi tingginya kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana, dengan partisipasi aktif dari sekolah-sekolah dan masyarakat secara perorangan.

“Jumlah sekolah yang mengikuti simulasi mandiri untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana menembus angka 7.000 unit. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan HKB tahun ini,” ujar Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Pencapaian rekor MURI ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya adalah Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang. Beliau menyampaikan bahwa BNPB tidak hanya fokus pada fase tanggap darurat, tetapi juga proaktif dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat.

Upaya ini dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko dan jumlah korban bencana. “Kami di Komisi VIII DPR selalu mendukung dan memberikan penguatan kepada BNPB dalam upaya penanggulangan bencana. Pencapaian rekor MURI ini adalah bukti nyata pengakuan atas kerja keras BNPB dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” kata Marwan Dasopang.

Beliau menambahkan bahwa apa yang telah dilakukan BNPB mendapatkan pengakuan dari lembaga lain melalui penghargaan dan sertifikat MURI yang disaksikan oleh banyak pihak.

Lebih lanjut, Marwan Dasopang menyatakan bahwa dampak positif dari HKB tahun ini tidak hanya dirasakan di tingkat nasional, tetapi juga memberikan contoh baik di tingkat dunia.

Peringatan HKB yang diisi dengan aksi nyata ini diharapkan dapat menjadikan masyarakat Indonesia lebih siap, tangguh, dan mampu membangun kebersamaan dalam menghadapi ancaman bencana.
Dengan diraihnya rekor MURI ini, diharapkan semangat kesiapsiagaan bencana akan terus membara dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia.

HKB 2025 bukan hanya sekadar peringatan, tetapi sebuah langkah nyata menuju Indonesia yang lebih aman dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.





















banner
error:
Verified by MonsterInsights