Pemeliharaan yang dilakukan oleh petugas di lapangan meliputi pemangkasan ranting-ranting pohon yang dinilai rawan patah, pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan batang pohon, serta pembersihan sampah organik di area sekitar stadion agar estetika lingkungan tetap terjaga dengan asri.
Camat Comal, Muchammad Maksum, menegaskan bahwa Stadion Jatidiri tidak sekadar difungsikan sebagai pusat kegiatan olahraga, melainkan juga dirancang sebagai ruang hijau yang aman dan nyaman bagi publik. Menurutnya, pohon yang dirawat secara berkala akan memberikan dampak ekologis yang masif bagi wilayah Comal dan sekitarnya.
“Kami ingin Stadion Jatidiri tidak hanya jadi pusat olahraga, tapi juga ruang hijau yang nyaman dan asri. Pohon yang terawat akan memberi manfaat besar: udara bersih, mengurangi polusi, dan memperindah lingkungan,” ujar Camat Comal.
Aksi nyata ini sekaligus menjadi implementasi konkret dari visi pelayanan publik yang prima dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kecamatan.
















