Dalam penyelidikan, YAP mengakui telah melukai korban namun membantah memiliki niat untuk membunuh. Pisau yang digunakan dalam serangan tersebut ditemukan di tempat kejadian dan telah diamankan sebagai barang bukti.
Tindak Lanjut dan Respons
Pihak kepolisian Jepang masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Di sisi lain, KBRI Tokyo memastikan bahwa YAP mendapatkan pendampingan hukum selama proses investigasi dan persidangan.
Kasus ini menjadi perhatian serius, baik di Jepang maupun di Indonesia, dan menyoroti pentingnya pengawasan terhadap peserta magang WNI di luar negeri.













