Isu ini semakin menarik perhatian karena status Gibran yang hingga kini belum tergabung dalam partai politik mana pun setelah pemecatannya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Menanggapi rumor tersebut, Adies Kadir menegaskan bahwa MKGR adalah organisasi yang terbuka bagi siapa saja.
“Kami sifatnya ormas. Jadi siapa pun, baik dari unsur partai politik maupun masyarakat umum, kami persilakan untuk bergabung. Karena ormas ini fokus pada kegiatan sosial,” jelas Adies.
Tidak Ada Deklarasi Resmi
Adies juga menepis spekulasi bahwa akan ada deklarasi resmi terkait bergabungnya Gibran ke MKGR saat acara HUT tersebut. Menurutnya, dinamika politik terus berkembang, dan keputusan bergabungnya seseorang ke sebuah organisasi memerlukan proses.













