Pemalang, CMI News – Sebuah insiden yang cukup menghebohkan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M Ashari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terkait dengan kesalahan penulisan pada resep obat pasien. Pada resep tersebut, tercatat kalimat yang tidak biasa, yaitu “Sesudah Makam“, padahal yang benar seharusnya “Sesudah Makan“. Kesalahan penulisan ini langsung viral di media sosial dan menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Munculnya Kejadian yang Menarik Perhatian Publik

Kejadian ini bermula ketika seorang pasien di RSUD Pemalang menerima bungkusan plastik resep obat yang tertulis “Sesudah Makam”. Tentu saja, kalimat ini membuat banyak orang terkejut dan mempertanyakan apakah itu kesalahan serius atau hanya kelalaian yang tidak disengaja.

Sebagai informasi, resep obat biasanya menyertakan instruksi untuk pasien, seperti “Sesudah Makan” atau “Setelah Makan”, namun penulisan “Sesudah Makam” menimbulkan kekhawatiran, terutama dengan makna yang dapat menyinggung perasaan keluarga pasien.

Reaksi Warga dan Keluarga Pasien

Salah seorang warga Pemalang dan keluarga pasien, Untung, menyampaikan kekesalannya terkait insiden ini. “Saya sangat kecewa dengan pelayanan di RSUD Kabupaten Pemalang. Masa tulisan di resep bisa ‘sesudah makam’, yang seharusnya ‘sesudah makan’.

Artinya obatnya baru diminum setelah pasien meninggal? Ini sangat tidak profesional!” ujar Untung, yang juga mengungkapkan niatnya untuk menghadap pimpinan RSUD Pemalang guna meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai hal ini.

Untung bahkan berencana untuk menanyakan apakah kesalahan ini terjadi karena kelalaian atau ada unsur kesengajaan. “Jangan-jangan mereka menganggap kami, keluarga pasien, tidak bisa membaca atau buta huruf,” tambahnya dengan nada kecewa.

Tanggapan dari Pemkab Pemalang dan Kadinas Kesehatan

Insiden ini menarik perhatian publik yang lebih luas, mengingat Pemkab Pemalang baru-baru ini mengimplementasikan program Universal Health Coverage (UHC). Program tersebut memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warga Pemalang tanpa biaya jika dirawat di rumah sakit.

Dengan adanya program ini, harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik dan profesional semakin besar. Kesalahan administratif seperti ini tentunya mencoreng citra pelayanan rumah sakit yang sudah terlanjur dipercayakan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, dr. Yulies Nuraya, langsung memberikan tanggapan terkait insiden ini.

dr. Yulies menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. “Kami sudah menegur pihak RSUD Pemalang terkait kesalahan penulisan di resep. Mereka telah meminta maaf kepada pasien dan menjelaskan bahwa ini adalah kesalahan administratif,” ujar dr. Yulies

Dr. Yulies menambahkan, Pemkab Pemalang sangat menyesali insiden ini dan memastikan bahwa pihak RSUD Pemalang telah melakukan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kami juga turut meminta maaf kepada pasien dan keluarga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tambahnya.

Pentingnya Ketelitian dalam Pelayanan Kesehatan

Kesalahan penulisan seperti ini, meskipun tampak sepele, sebenarnya bisa berdampak besar pada kepercayaan pasien terhadap layanan medis. Dalam konteks rumah sakit, ketelitian dan profesionalisme sangat penting untuk menjaga kualitas layanan kesehatan yang optimal.

Bahkan, kesalahan sekecil apapun, seperti penulisan yang salah pada resep obat, bisa menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan pasien, yang tentunya dapat merugikan nama baik rumah sakit.

Pemkab Pemalang juga diharapkan dapat memantau lebih ketat kualitas pelayanan di RSUD Pemalang, khususnya dalam hal administrasi dan resep medis, agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Harapan Ke Depan

Dengan adanya program UHC yang memfasilitasi layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Pemalang, Pemkab Pemalang dan RSUD Pemalang diharapkan bisa terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik dari segi fasilitas, ketelitian administrasi, maupun pelayanan medis.

Kejadian seperti ini seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional dan terpercaya di Pemalang.

Viralnya kesalahan penulisan resep obat di RSUD Pemalang yang tertulis “Sesudah Makam” menunjukkan pentingnya ketelitian dalam layanan medis. Meskipun ini mungkin hanya sebuah kelalaian administratif, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi pihak rumah sakit untuk lebih berhati-hati dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan permohonan maaf yang disampaikan oleh Kadinas Kesehatan, diharapkan insiden serupa tidak terulang di masa depan, dan pelayanan kesehatan di Pemalang semakin baik dan terpercaya.